banner

We love to create unique, successful templates for your websites

Countdown Timer Expired

Days
Hours
Minutes
Seconds
Komunitas Game Paling Toxic Di Dunia
Komunitas Game Paling Toxic Di Dunia - Agar sebuah game bisa tetap relevan, developer game pastinya perlu peran playernya untuk membuat sebuah komunitas game yang akan digunakan sebagai tempat diskusi dan sharing informasi antar player tentang game yang dimainkan. Tapi tidak semua komunitas game akan berisi orang yang positif dimana terkadang ada begitu banyak orang yang tidak bisa menahan emosinya serta melampiaskan amarahnya ke player lainnya. Untuk itu berikut akan kami rangkum beberapa jenis komunitas game yang dianggap paling toxic di dunia yang bahkan memiliki banyak anggota yang sangat mudah emosi.

Komunitas Game Paling Toxic Di Dunia

1. Fortnite Merupakan salah satu game battle royal populer yang mengandung begitu banyak referensi pop kultur mulai dari game sampai film yang bisa dinikmati oleh semua kalangan gamer. Jadi bisa dibilang Fortnite adalah kumpulan remaja liar negeri, jadinya tidak jarang kita sering 1 tim dengan player yang tidak bisa menahan emosinya dengan tindakan dan kelakuan toxic. 2. Mobile Legends : Bang Bang Kalau membahas tentang komunitas Toxic, game Mobile Legends pastinya akan masuk ke list ini. Karena game Moba paling populer se Asia Tenggara ini memiliki player base mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Jadinya dampak dari game populer yang memiliki banyak player ini adalah munculnya komunitas toxic, terutama di Indonesia sendiri. 3. Valorant Sejak awal dirilisnya Valorant langsung bisa populer dengan begitu cepat, tapi sama dengan populer game kebanyakan game ini juga sudah berhasil melahirkan komunitas toxicnya sendiri dengan waktu yang begitu singkat. Valorant juga dinobatkan sebagai game dengan komunitas paling toxic di tahun 2021 lalu yang mana hasil survei menyebutkan bahwa sebanyak 79% player Valorant setidaknya perah bertemu player yang toxic saat memainkan gamenya. Hal ini disebabkan oleh banyaknya player dari game lain yang tidak memainkan Valorant, belum lagi game ini juga punya banyak player wanita yang tidak jarang terkena toxic dalam gamenya. 4. Genshin Impact Sampai saat ini pun komunitas game Genshin Impact masih terus bertambah dan jadi lebih luas, karena komunitasnya yang semakin luas tersebut muncullah banyak player toxic yang membuat komunitas game ini terlihat buruk. Seperti yang kita tahu dalam game ini ada banyak karakter yang memiliki cirinya masing-masing, jadinya akan ada banyak orang yang rela melakukan gacha berulang kali demi mendapatkan karakter tier yang lebih tinggi agar lebih efektif dalam melawan musuh. Dan dari sinilah player toxic tersebut mulai memprovokasi player lainnya untuk membenci dan membanding-bandingkan hasil gacha mereka dan membuat player lain merasa kesal dan ikut toxic juga. 5. Call of Duty Sejak pertama kali dirilis pada tahun 2003sampai sekarang, player game ini terus bertambah hingga mampu menciptakan komunitas game yang besar dari berbagai platform game, baik yang gratis maupun berbayarnya game ini sudah terlalu banyak menampung player toxic yang kemudian menularkan toxicnya pada player biasa-biasa saja. Dan itulah beberapa jenis game besar yang telah mendirikan komunitas secara tersendiri, namun komunitas game tersebut terbukti menjadi yang paling toxic di dunia.