banner

We love to create unique, successful templates for your websites

Countdown Timer Expired

Days
Hours
Minutes
Seconds
Cara Teraneh Dalam Menyensor Game
Cara Teraneh Dalam Menyensor Game - Developer game pastinya tidak mau kalau karya seninya di rusak dengan adanya konten dalam gamenya yang harus dihilangkan. Satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah memodifikasi konten yang dianggap tidak pantas tersebut agar lulus sensor. Tapi berbagai developer game berikut ini walaupun sudah berusaha semaksimal mungkin dalam menyensor sepertinya lupa untuk membuatnya masuk akal. Untuk itu berikut beberapa cara teraneh dalam menyensor game.

Cara Teraneh Dalam Menyensor Game

1. Kumis Hitler (Wolfenstein 2) Sebagai salah satu villain paling kejam yang pernah muncul di planet bumi, kemunculan karakter Hitler dalam suatu media entertainmen sudah sering di sensor di negara asalnya sendiri yakni Jerman. Wolfenstein 2 sebagai franchise game yang menceritakan alternatif story kalau Nazi memenangkan perang Dunia ke 2 pastinya banyak memunculkan karakter Hitler di dalamnya. Apalagi di series rebootnya dan grafis yang semakin realistis membuat karakter Hitler di dalamnya bisa digambarkan dengan lebih jelas, akhirnya dalam game ini berbagai simbol dan referensi tentang Nazi pun harus diubah walaupun juga tidak ada gunanya karena kalau dilihat dari storynya semua orang juga tahu kalau ini adalah game tentang Nazi. Termasuk juga model karakter dari Hitler supaya penampilannya tidak mirip dengan yang asli, yakni dengan melakukan metode yang sama seperti yang dilakukan Warner Bros untuk Superman di Justice League yakni dengan menghilangkan kumisnya. Dari sini bisa disimpulkan kalau kumis kotak di tengah milik Hitler benar-benar sangat ikonik sampai membuat orang Jerman tidak mengenalinya lagi kalau kumisnya dihilangkan. 2. Adegan Penyiksaan (Metal Gear Solid) Karena game Metal Gear Solid adalah franchise game bertema militer setiap masalah yang dihadapi orang-orang di dalam universe ini selalu diselesaikan dengan cara militer, seperti contohnya untuk mendapatkan informasi dari tawanan. Di seluruh series kita akan melihat banyak scene interogasi dengan penyiksaan berupa disetrum dengan listrik bertegangan tinggi, salah satunya adalah di Metal Gear Solid ketika Dr. Strange menginterogasi Big Boss dimana cara penyiksaan dengan listrik tersebut pastinya sangat menyakitkan baik dilihat secara fakta kalau dilakukan di dunia nyata atau dilihat dari betapa kerasnya teriakan Big Bos saat disetrum akhirnya membuat scene penyiksaan tersebut harus disensor pada versi Jepang agar game ini tetap bisa mendapatkan rating 15+ dari komputer entertainment organization. Walaupun digambarkan seperti komik abstrak kartunis, scene tersebut masih dianggap kurang family friendly karena memang game ini juga ditujukan untuk anak-anak. Akhirnya scene tersebut diganti menjadi Big Bos yang digelitiki oleh Dr. Strange, jadi daripada berteriak kesakitan Big Boss malah tertawa walaupun sepertinya juga tetap sama-sama menderita. 3. Robot & Zombie (Carmageddon) Gimmick utama dari game action ini adalah balapan yang begitu brutal karena kita akan melakukan balapan di dalam kota yang dipenuhi dengan penduduk manusia dimana kita akan diberikan dari reward tertentu dari menabrak orang di sepanjang balapan. Kita pastinya bisa paham mengapa game ini dilarang di banyak negara, tapi di beberapa negara seperti Jerman game ini cuma di sensor dengan mengganti semua penduduk manusia dalam game menjadi robot. Itu artinya yang dipermasalahkan disini bukanlah cara mengemudinya yang brutal tapi masalah siapa yang ditabrak, karena jika yang ditabrak adalah robot maka sama sekali tidak masalah tapi robot yang berbentuk seperti tong sampah tersebut memang punya bentuk yang jauh berbeda dari manusia dan efek gorenya juga diganti menjadi mesin yang hancur. Masalahnya di negara Inggris game ini juga di sensor dimana manusianya diubah menjadi zombie yang ujung-ujungnya memiliki bentuk yang sama seperti manusia. Jadi animasi saat zombienya ditabrak juga sama seperti saat manusia ditabrak dimana berbagai efek gorenya juga sama, satu-satunya cuman warna darahnya yang berwarna hijau. Itulah beberapa penjelasan dari cara penyensoran dalam beberapa jenis game yang ada di dunia. Menurut kalian apakah cara sensor game tersebut cocok diterapkan atau masih butuh perbaikan lagi?